Kita Begini Saja Begitu Parah

Ilustrasi: Instagram/kulturtava
Kita Begini Saja Begitu Parah

Menuju hilir, perahu origami kecil berlayar mempelajari alam sekitar.
Kita begini saja. Ada dan mengada-ada. Aku tahu kautahu kita sama-sama tahu menyembah Waktu, yang kini menjadikannya berhala untuk keyakinan bersandar dua luka kita yang penyabar.
Segalanya terjadi nampak seperti mimpi, sekaligus nyata, yang nyatanya itulah yang terjadi.
Aku mencintaimu. Maafkan aku yang tak pernah bisa menghiburmu dari hari-hari buruk, kesepian ekslusif yang menghasut minta peluk dan perasaan tenang yang tak pernah tepat kujanjikan.
Tersenyumlah, andai kautahu, betapa Tuhan tak pernah khilaf membiarkan. Untukmu: kuat-kuatlah sejadi-jadinya hamba maha tabah menyimpan.

(2016)

No comments

Powered by Blogger.